Dear Unknown – A Syawal Letter

Hey you!

This could be another trash talk I have had promised I would not do. But girls surely could not hide it any longer not to scream it out loud. Now she thinks she can decrease a bit pressure by sharing it into writing, even though in fact it won’t happen. But I am just gonna do it anyway. Beforehand, may Allah bless me.

and also you there.

I know it’s getting so close, and I am sure you know what I am talking about. Thinking that you’re getting more unknown had me worried about what am I supposed to do. Oh please, listen to my emotional feeling first before I get into ‘my medicine’, it’s not gonna take you an hour, I promise.

Continue reading “Dear Unknown – A Syawal Letter”
Iklan

Nikmat Mencintai Ilahi

Sebelum lanjut, kalian perlu dan saya pikir harus menonton, video pada link berikut.

Kira-kira apa yang kalian rasakan setelah menonton video itu? Kalau saya pribadi, saya malu dan saya sangat-sangat malu, malu sama diri sendiri, dan terutama malu sama Allah.

Saya tahu Mbak Nadiah, dari akun instagram beliau. Waktu itu seingat saya, salah satu artis atau influencer, nge-tag akun Mbak Nadiah. Karena saya tertarik dengan postingan beliau, saya kemudian langsung follow Mbak Nadiah sampai sekarang. Meskipun saya tahu Mbak Nadiah punya blog dengan nama nadiahlovinglupus.wordpress.com, tapi saya gak benar-benar sadar kalau Mbak nya sendiri yang mengalami lupus, sampai Hijab Alila upload video diatas di akun Youtube-nya dua hari yang lalu.

Continue reading “Nikmat Mencintai Ilahi”

Ngobrolin: Setelah Sekian Hari Ramadhan

It’s been so long until I finally can’t even describe my feelings anymore with writings. Padahal pengin ngomongin sedikit, sedikit aja tentang Ramadhan tahun ini. Kayaknya saya ini kebanyakan baca yang ‘tingi-tinggi’ kali ya, sampai mau bilang “Ramadhan, I love you” aja susah haha. But it’s true. Nge-draft hapus berkali-kali yaAllah. Tapi ini baca yang ‘tinggi-tinggi’, baca apaan ya wkwk! Are you guys feeling the same just like what I felt after not writing for such a long time?

Ya akhirnya meski belum dipenghujung Ramadhan, tapi kita sudah masuk ke 10 hari terakhir bulan puasa yang penuh berkah ini. Do you guys have any plans? selain mikirin buat kue, baju lebaran, THR bocil-bocil sekampung, atau prasmanan yang bakal ‘on’ syawal ini?

Continue reading “Ngobrolin: Setelah Sekian Hari Ramadhan”

Aku kah Hamba yang Kau Cinta?

Oh Allah sekiranya Engkau mencintai hamba-Mu karena ketakwaannya, maka aku bukanlah hamba yang kau cintai.

Sekiranya Engkau mencintai hamba-Mu karena kesabarannya, maka aku bukan pula hamba yang kau cintai itu.

Sekiranya Engkau mencintai hamba-Mu karena perbuatan baiknya, maka jelas aku tak sedikitpun pantas kau cintai.

Sekiranya Engkau mencintai hamba-Mu karena jihadnya, maka aku takkan pernah menjadi hamba yang kau cintai.

Tapi oh Allah, aku tahu ternyata Kau begitu baik, tak ada alasan untuk tidak menjadi hamba yang Kau cinta.

Betapapun begitu besar kriteria untuk menjadi seorang hamba yang Kau cinta, namun Kau pun ternyata masih mencintai seorang pendosa seperti ku.

Oh Allah, terimalah permohonan ampun ku, dan aku bertaubat kepada-Mu.