Cara-Nya Menjawab Doa

Jika ada diantara kalian yang masih menuliskan setiap angan, cita dan harapan di selembar kertas kecil atau di sebuah buku yang berisi jurnal keseharian atau dimanapun kalian suka, yang masih terjangkau untuk mengingatnya, maka tetaplah seperti itu. Tulislah.

Tulis, meskipun pada saat kau lihat ‘kotak kecil’ itu pun masih belum juga ter-checked done, bahkan jauh melewati waktu perkiraanmu harusnya terlaksana. Hingga saatnya tiba, doa mu sudah kau pikir kadaluarsa, tak mungkin lagi mendapatkannya diusia segini, se-kondisi ini, tak ada lagi harapan baru untuk merasakan kemenangan yang kau nanti-nanti itu. Tetap tuliskan. Tulislah lagi.

Ada yang terjebak dengan angan-angan masa lalunya yang seakan sulit untuk ia kejar sekarang karena terbentur realita, seakan harapan itu tak ada, seakan mimpi itu tak ada lagi, padahal ia hanya terjatuh pada lubang kegagalan dan tidak mau bangkit. Lumpur telah lama memendamnya jauh di dasar tanah. Lalu untuk apa mimpi?

Sejatinya mimpilah yang membuat orang itu bergerak. Mimpi berupa keinginan kuat, mengubah, menjebol, mendobrak rasa takut mencoba, takut gagal lagi, takut kecewa lagi, takut berdosa lagi. Kau pun tahu, hanya orang mati yang tidak bergerak. Tak ada lagi harapan untuknya kembali ke dunia meskipun jiwanya bersujud kepada Tuhan sampai keningnya berdarah, meskipun air matanya tumpah seluas samudra kalamullah, tetaplah dia sudah mati, tak ada lagi waktu untuk berbuat kebaikan.

Kita bergerak karena kita tidak mati. Jika Tuhan saja mengizinkan kita untuk mengulang kembali hari menjadi lebih baik, then why we won’t start to write a new thing?

Oh mungkin, kini kau lelah karena setiap doa mu tidak satu pun membuahkan hasil, kau sudah bersusah payah dalam kemaksimalan-mu, namun kau tidak melihat hasil apa-apa.

Satu hal yang kau mungkin tidak ketahui, bahwa Tuhan selalu menjawab setiap doa hamba-hamba-Nya. Whether we know it or we see it, Tuhan menjawab dengan tiga cara terbaik-Nya. Yang pertama, Dia menjawabnya sekarang juga dan bisa langsung dirasakan. Yang kedua, Dia menunggu waktu yang paling tepat untuk mengabulkan doa kita, dan terakhir, Dia mengantikan dengan hal yang lebih baik dan lebih pantas untuk kita.

Subhanallah, at the end of the day yang kita harus sadari dan ingatkan diri kita bahwa Tuhan itu Maha Mengetahui, He knows better than us, He knows best. Kita pikir itu baik untuk kita padahal menurut Tuhan itu buruk, atau sebaliknya. Dan apapun yang Tuhan putuskan untuk kita, itulah yang terbaik setelah apa yang kita usahakan. It will always be the best thing.

Saya tahu persis tidak mudah untuk betul-betul memahami hal ini, because it’s a whole process. But if we have this acceptance, semuanya akan terasa lebih mudah. Kita tidak akan pernah sekalipun kehilangan harapan untuk selalu berdoa kepada Tuhan because insyaAllah it will happen.

So, what’s your du’as today?

10 tanggapan untuk “Cara-Nya Menjawab Doa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s